KLIKBMR.NEWS-Untuk memasuki bulan Juli yang akan datang, dengan momentum Hari Anak Nasional di tahun 2026, kini di bulan Juni Kasus Kekerasan dan Pelecehan seksual terhadap anak sudah mencapai diangkat 20.
Hal itu disampaikan langsung oleh, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kotamobagu, Sarida Mokoginta.
Menurut Sarida Mokoginta, kasus kekerasan dan seksual terhadap anak di Kotamobagu yang saat ini telah di tanggani oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) sudah mencapai di angka 20 kasus.
“Jadi saat ini jumlah kasus yang masuk di UPTD semudah mencapai di angka 20,” katanya.
Laporan diri UPDT DP3A, Mulai dari Januari hingga saat ini mencapai diangkat 20, dan untuk di tahun lalu ada diangkat 90 kasus yang terjadi.
“Ditahun lalu itu ada 90, kasus selama setahun, kali ini di tahun 2026, memasuki semester 2, baru mencapai diangkat 20 kasus hal ini ada penurunan kasus kekerasan dan kasus seksual terhadap anak,” jelasnya, Rabu 24 Juni 2026.
“Namun, semuanya ada pendampingan dan selesai,” tandasnya.
Perlu diketahui, Kota Kotamobagu pada tahun 2025 meraih penghargaan Kota Layak Anak (KLA) kategori Nindya.
Pemkot Kotamobagu juga menerapkan Perwali No.9.a tahun 2018 untuk aksi daerah, serta mengembangkan berbagai fasilitas seperti pojok baca anak untuk mendukung hak dan perlindungan anak.
Bahkan di seluruh sekolah juga berkomitmen untuk kenyamanan anak seperti program Sekolah Layak Anak sebagai bagian dari KLA.(**)














